apa aku pantas untuk dirimu?
namamu begitu lekat di pikiranku
namamu muncul di tengah-tengah keheningan
selalu terbayang akan kamu
nyaris menjadi papaver somniverum bagiku
aku bukanlah gadis yang bisa membawa tawa
kamu tahu aku hanyalah gadis biasa, dengan ketidaksempurnaannya sebagai manusia
lagi-lagi aku berpikir, apakah aku pantas untuk kamu?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar