Selasa, 08 Oktober 2013

(sebelum membaca posting ini, bacalah posting  yang berjudul "Trauma" karena ada sangkut pautnya dengan posting tersebut :)  )

Nyaman...

Tubuh ini pun tidak bisa terus menerus mendekap dalam trauma yang ada...
Lambat laun, tubuh ini meminta dan terus meminta
Perlahan tubuh ini kan merasa nyaman dengan sentuhan fisik yang disengaja maupun tidak disengaja
Namun, itu hanya berlaku untuk teman dekatku...
Terhadap orang asing, tubuh ini kan merasa canggung


betapa nyamannya jika pelukan itu bukan hal yang tabu bagi 
lawan jenis yang sudah mempunyai pasangan.
Aku hanya ingin pelukan sahabat
ya, pelukan sahabat
Pelukan sahabat yang nyaman,
nyaman seperti pelukan ibu
Bukan berarti aku ingin memelukmu setiap saat.
Ada kalanya aku ingin dipeluk, hanya olehmu. 
Ada kalanya pula aku ingin berpelukan dengan teman dekatku.
Pelukan itu saling menguatkan.


Lagi-lagi, sebuah keinginan yang juga merupakan sebuah ketakutan.

Aku tidak akan berani meminta
Hanyalah berani untuk berimajinasi
Terhalang oleh aturan budaya yang menjunjung tinggi kesopanan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar